Sabtu, 12 Oktober 2019

Dibuang Ortu karena Bibirnya Sumbing, Gadis Ini Kini Sukses & Berubah Cantik!

Dibuang Ortu karena Bibirnya Sumbing, Gadis Ini Kini Sukses & Berubah Cantik!


Dibuang Ortu karena Bibirnya Sumbing, Gadis Ini Kini Sukses & Berubah Cantik

Inilah lika-liku kehidupan seorang gadis malang yang dibuang orangtuanya saat masih belia karena berbibir sumbing.

Gadis tersebut memiliki kisah pahit dalam hidupnya, namun berhasil bangkit.

Kini, ia telah sukses dan penampilannya berubah sangat cantik!

Anak adalah anugerah terindah sekaligus amanah dan titipan yang telah Tuhan berikan kepada .

Keberadaan anak sangat dinanti-nantikan oleh pasangan suami-istri sebagai penyempurna kebahagiaan dalam hidupnya.

Orangtua yang dianugerahi seorang anak tentunya akan merawat dan membesarkannya penuh kasih sayang.

Orangtua harus bertanggung jawab hingga sang anak telah dewasa dan menikah.

Namun, tidak smua orangtua berlaku baik pada anaknya.

Ada juga yang berlaku keji hingga tega menelantarkan sang anak yang telah dilahirkannya.

Seperti pasangan suami istri asal Tiongkok ini.

Mereka bukan hanya menelantarkan, namun sengaja membuang anak kandungnya sendiri.

Pasangan suami istri itu tega membuang anaknya hanya karena si kecil memiliki bibir yang sumbing.

Namun, keberuntungan menimpa sang anak.


Kini dia berubah menjadi sangat cantik dan meraih kesuksesan meski orangtua kandung membuangnya saat kecil.

Bagaimana perjalanan hidup anak berbibir sumbing yang dibuang orangtuanya tersebut?

Gadis malang tersebut namanya Li Lan, dia adalah anak kandung pasangan suami istri Zhang asal Tiongkok

Pasangan suami istri Zhang yang sudah mempunyai seorang anak laki-laki ingin menambah satu anak lagi agar menjadi sepasang.

Namun, tak disangka, anak keduanya perempuan, dan terlahir cacat.

Namanya Li Lan, dia adalah anak kandung pasangan suami istri Zhang.

Zhang dan istrinya pun membayangkan dewasa nanti, anak perempuannya ini juga tidak ada yang mau menikahinya.

Li Lan justru mungkin akan berdampak buruk pada anak laki-lakinya nanti tidak mendapatkan isteri.

Lalu mereka pun membuang anak perempuannya yang berbibir sumbing itu di pinggir jalan.

Beruntung bayi malang itu ditemukan pasangan baik hati Li Jian dan istrinya, kemudian membawanya pulang.

Pasangan Li Jian dan istrinya sudah menikah tujuh atau delapan tahun lamanya, tapi mereka belum juga memiliki anak.

Pasagan ini pun sangat suka ketika melihat bayi mungil yang dipungutnya itu, meski sedikit cacat.

Sekarang ditambah dengan satu anak perempuan, dan mereka masih sanggup merawatnya kalau hanya sekadar untuk makan sehari-hari.

Namun, terkait bibir sumbingnya itu dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk operasinya.
Usaha Orangtua Angkat Li Jian

Tetangganya menyarankan lebih baik anak angkatnya itu diserahkan ke yayasan kesejahteraan sosial anak, tapi orangtua angkat Li Jian menolaknya.

Dan sejak itu, suami-istri ini pun mulai hidup hemat, berencana membawa anak perempuannya ke rumah sakit di kota untuk operasi bibr sumbingnya.

Saat Li Lan berusia 5 atau 6 tahun, suami istri ini membawanya ke rumah sakit di kota, dan menurut dokter setempat, bibir sumbing putrinya harus dioperasi sekitar lima atau enam kali, dan secara bertahap baru bisa pulih.

Pasutri ini sangat gembira mendengar kabar baik ini, meski biaya operasinya mahal, tapi mereka telah melihat harapannya di depan mata.

Li Jian Tumbuh Dewasa dengan Paras yang Cantik

Waktu bergulir dengan cepat, sekejab mata Li Lan pun sudah berusia 20 tahun, ia tumbuh dengan paras yang cantik, bibirnya juga nyaris sempurna setelah beberapa kali operasi.

Setelah lulus, Li Lan bekerja di sebuah perusahaan produk makanan, karena kemampuan kerjanya yang mengesankan, sehingga dengan cepat ia dipromosikan sebagai manajer.

Sebagai bentuk balas budi atas perawatan orangtuanya selama ini, Li Lan membangun sebuah rumah baru dua lantai, dan mobil untuk orangtua angkatnya.

Li Jian Sukses dengan Karir yang Cemerlang

Berkat karirnya yang cemerlang, Li Lan mendirikan sebuah pabrik pengolahan kedelai di desanya.

Ia pun sempat bertemu dengan kedua orangtua kandungnya.

Bukan mengusirnya, justru Li Lian melakukan hal ini.

Ia mengambil sebuah amplop besar kemudian diserahkan ke orangtua kandungnya.

Setelah itu, Li Lan dan orangtuanya angkatnya meninggalkan mereka.

Sementara itu, orangtua kandung Li Lan membuka amplop dari Li Lan, putri kandungnya, di dalam amplop terselip uang sebesar 50 juta rupiah dan secarik kertas berisi satu kalimat singkat:

"Terima kasih telah melahirkan saya ke dunia, dan jangan pernah bertemu lagi."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar